Social Icons

Pages

Featured Posts

Wednesday, December 7, 2016

Belajar Bermuamalah -- SISTEM PO boleh kah


BismillahiRahmaniRahim..

Sharing pagi ini dari FB Ummu Ziva..
Semoga bermanfaat..
Semangat ya emak tersayang..

******************************************************************************

Tanya ust...
"Jika kita mempunyai bisnis, namun sistem P.O, customer bayar uang dahulu secara lunas atau DP, dan kita pihak penjual meng-adakan barang tersebut setelah uang di transfer, bagaimana hukumnya?"

Jawab Ust...
"Barang yang mau dijual itu wujudnya sudah pasti ada atau belum?"

Penanya...
"Kita pihak seller bekerjasama dengan supplier yang biasa menjual barang tersebut Ust."

Jawab Ust...
"Iya yg saya tanyakan barangnya sudah pasti ada atau belum dari pihak supplier itu. Jika barangnya belum pasti ada maka ini tidak boleh."

Penanya ...
"Terkadang barangnya tidak ready Ust, jadi harus menunggu pihak supplier meng-adakan barang dahulu."

Jawab Ust...
"Jika barangnya saja belum pasti ada maka tidak boleh. Misal antum mempromosikan barang A warna kuning, lalu antum kontak supplier ternyata di supplier lagi kosong, maknanya apa ? Maknanya saat antum mempromosikan barang, itu barangnya belum jelas ada atau tidak, maka ini yang tidak boleh, jelas ?"

--------------------------
Faedah status di kajian Ust Erwandi adalah :
Ilustrasi A
1. Ummu Ziva jual gamis sistem P.O alias Pre Order
2. lalu Ummu Ziva promo di FB. Yang mana kainnya saja belum ada di tangan Ummu Ziva
3. Namun Ummu Ziva sudah promo duluan dikarenakan #merasa sudah mempunyai jaringan kerja sama dengan pihak penjual kain.
4. Customer deal pesan gamis bahan wolvis warna marun
5. Customer membayar pesanan, baik DP atau Cash
6. Ternyata kain wolvis warna marun kosong di supplier
.
Dari ilustrasi A point 1 sampai 6 sudah faham ?
Baik ?
Itulah yang dinamakan mengada ngadakan barang.
.
Seharusnya bagaimana ?
Iluatrasi B
1. Tanya supplier ada kain apa
2. Deal beli kain di supplier
3. Kain sudah dibeli maka pihak supllier mengirim ke Ummu Ziva
4. Ummu Ziva promo dengan menyebut jenis dan warna kain yang akan ready
5. Cuatomer deal pesan
6. Customer bayar ke Ummu Ziva
.
Dari ilustrasi B point 1 sampai 6 itu yang betul.
---------------------------------
Morasl status :
A.
Saat kita hendak menjual barang, hendaknya beli dahulu bahannya, bayar menggunakan uang sendiri. Bukan customer kita yang disuruh modalin untuk beli bahan.
B.
Jika customer bayar dahulu namun kita belum tau, itu kain sudah pasti ada atau tidak, maknanya secara halus kita meminta customer modalin penjual 😁
Mayoritas penjual adabnya seperti itu betul ?
.
Yuk jadilah pengusaha syar'i.
Bukan hanya dagangannya saja yang syar'i
Namun ADAB jual beli nya juga 😊
.
NOTe To my self

#Belajar_bisnis_sesuai_Syariat
#bermuamalahsesuaisyariat

Tuesday, December 6, 2016

Emak resign

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu



Sering sekali terlintas untuk berhenti berkarya di tempat ini. untuk satu dan sejuta alasan. Tapi selalu mentah dan mental kembali dengan satu dan sejuta alasan lagi...

14.75 tahun bukan waktu yang sebentar untuk belajar dan berkarya. Lingkungan yang begitu family friendly, teman yang begitu menyenangkan, silih berganti atasan dengan berbagai macam karakter. Teman pun datang dan pergi silih berganti. Alasan utama mereka berhenti adalah Family Matters.

Dan alasan ini pun akhirnya membuat luluh pertahanan saya sebagai seorang wanita pekerja. Yes... Family Matters.. Anak-anak adalah aset dan amanah dari Alloh membutuhkan perhatian yang lebih. Dengan mengabaikan segala urusan rejeki yang didapat selama ini dari kantor tercinta

Teringat ucapan satu teman,
 " Rejeki bukan hanya di kantor saja"
"  Rejeki itu milik Alloh" 
" Hari gini masih kerja sama orang"

Sungguh berat rasanya untuk melepaskan. ah.. bukan melepaskan status wanita pekerja jadi ibu rumah tangga yang bikin berat... tapi ada satu sisi yang bolak balik dipertimbangkan. Yaa Financial Effect hehehe..harap maklum sudah terbiasa  dapat penghasilan sendiri..

Dan selain pembisik kaya diatas ada juga lho yang ngebisikin begini :

" Ih kamu kerja di oil and gas kan susah" -- emang susyah.. tapi gak sesusah kita ikhlas
" Ih kamu sayang atuh pan gajinya udah gede" -- semoga dengan usaha, saya bisa dibayar dengan gaji lebih GUEDE.. Aamiin kan yaaa...
" Ih kamu fasilitas kesehatanya kan oke banget tuh, sayang kalo dilepas " -- Semoga Alloh beri kami kesehatan 
" Ih kan kalo kerja bisa jalan jalan ke luar negri " -- itu mah zamannya kita $100/barrel, jalan jalan pake duit olangan ajah ahhh yang dikirm dari Alloh
"Ih sayang atuh pan kamu teh udah S2 trus mau jadi tukang dagang baju . -- biarin atuh semoga bisa jadi pedagang sukses seperti Ibu Khadijah ra

Dan sejumlah ini itu yang bikin terombang ambing lagi niatannya.
Dan itu butuh waktu yang cukup lama untuk meyakinkan diri sendiri bahwa Alloh akan mencukupkan rejeki untuk semuanya. Aamiin...


Seperti halnya meyakinkan diri sendiri yang butuh proses. Meyakinkan kedua orangtua kalo anaknya mau berhenti bekerja juga bukan hal yang mudah. Trust Me lebih sulit daripada meyakinkan diri sendiri. Jadilah melakukan pendekatan ini nih ( siapa tau ada yang perlu melunakkan hati ..)
1. mencari suasana yang enak buat ngobrol, 
2. sounding alias woro woro dari jauh jauh hari
3.Gunakan bahasa selembut mungkin, 
4.  pastikan kepada mereka kalo kita akan baik-baik saja setelah tidak bekerja
5. Pastikan dukungan suami yaaaa.. yaaa.. 

dan mungkin itu butuh lebih dari 5 kali bercerita as i did..

Tapi saat izin dari mereka datang. Qodarullah semuanya dimudahkan. oh ya izin dari suami harus tetap ya.. dan Alhamdulillah suami mengizinkan tapi tetap mengingatkan. You know the consequences, got to be ready, no turn back.. I WILL DO my Dear...

then Finally I DID it... Feeling emotionally? absolutely..apalagi atasan yang dihadapi adalah teman sendiri. knew everything. hard to say and have to do.

dan ini pun butuh waktu yang cukup lama hanya untuk menghantarkan selembar kertas bermaterei. bener bener menguras airmata dan saya tidak sanggup ketemu ama bos. Pikiran melayang, could'nt believe it. sampe paksu bilang, mau dibatalkan bu?? NO.. ya sudah kalo gitu MOVE ON atuh..

Setidaknya dengan keputusan ini banyak hal yang bisa diperbaiki

" Tidak harus melihat tatapan sedih ketika anak ditinggal"
" ketika anak ada acara sekolah, siap hadir"
" Gak musti izin dan izin pas anak sakit" 
" Gak harus grabak grubuk tiap pagi , berpacu antara anak sekolah dan emak kerja"
" Gak musti spaneng kalo anaknya rewel"
" Gak musti nyetir pagi, apalagi sekarang ganjil genap bikin lieur"
" Asisten menghilang, ah ya sudahlah. 

 trus rejekinya hilang dong... In Shaa Alloh akan tergantikan dengan yang lebih baik. 
Karena sebaik-baiknya Ibu adalah di rumah, menjadi madrasah buat anaknya. meskipun saya bukan ibu yang sempurna tapi saya belajar menjadi ibu.
dan janji ALLOH PASTI.

Satu hal lagi yang membuat semangat untuk resign adalah, kesempatan untuk membersihkan diri dari riba. jadi semoga dimudahkan.

tulisan ini dibuat bukan untuk menginsipirasi, tapi hanya sekedar berbagi. Semoga emak emak diluar sana yang masih bekerja, yuk berazzam untuk segera kembali ke rumah. dan semoga kita masih diberi waktu untuk memperbaiki segalanya

wassalam
Abund - emaknya naisha+Maliq



Tuesday, November 29, 2016

Bismillah..

Bismillah..
Assalamualaikum...

Hai emak-emak shaliha...
Selamat datang di blog ala-ala abund-nya Naisha dan Maliq. Menggerakkan jemari kembali untuk bercerita dan berstatus. banyak waktu yang terlewatkan tanpa menulis. Sungguh sayang melwewatkan semuanya..tapi tiada kata untuk memulai, say no to late
mari memulai menulis..banyak lho manfaatnya 
1. melemaskan jari jari setelah berkutat dengan pisau dan bumbu dapur
2. menjernihkan pikiran, melancarkan otak sehingga terhindar dari penyakit lupa
3. belajar berimajinasi dan berkata kata, siap tau bisa jadi penulis 
4. isi sendiri aja ya.....

sebenrnya mau melanjutkan dair blog yang lama tapi rasanya lebih enak memulai yang baru lagi.. atau nanti kita gabung lagi aja ya sama yang lama.. 
well.. yang penting mari memulai menulis kembali ya...

 see you mak- mak...
abund
 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates